NUSANTARATV.ID MEDAN.-
Aksi unjuk rasa yang di lakukan Aliansi Masyarakat Perduli Keadilan (AMPK) dan Jema,at gereja HKBP Tanjung Morawa kota, di depan kantor bupati Deli serdang, memohon perobohan penembokan halaman di belakang gereja HKBP Tanjung morawa kota, yang di lakukan PT.MIP kepada pemkab deli serdang yang sangat mengganggu aktivitas beribadah jemaat gereja HKBP Tanjung morawa kota, di duga tidak mendapat respon yang baik oleh Pemkab. deli serdang, selasa 27/6/2023
Mediasi yang di laksanakan di aula pemkab deli serdang,di hadiri
Dinas cipta karya dan Tata ruang, Sat Pol PP Deli serdang, kepala badan pertahan nasional deli serdang , camat tanjung morawa dan Aliansi Masyarakat Perduli Keadilan (AMPK) ,serta jemaat Gereja HKBP tanjung morawa, mendapatkan kesimpulan,” bahwa pemkab deli serdang yang di wakili Dinas cipta karya dan tata ruang langsung menyampaikan kepada Sat Pol PP Deli serdang, secara lisan dan tulisan untuk segera merobohkan tembok PT.MIP yang berada di belakang gereja HKBP Tanjung morawa kota,pada hari Senin, atau selasa pada tanggal 3 atau 4 juli 2023
Namun hasil keputusan mediasi yang di laksanakan di aula kantor bupati deli serdang, bersama Dinas cipta karya dan tata ruang, Sat pol PP Deli serdang, dan Aliansi Masyarakat Perduli Keadilan (AMPK) serta jema’at gereja HKBP Tanjung morawa kota, tak kunjung di laksanakan ,oleh dinas cipta kaya dan Sat Pol PP Deli serdang
Sementara itu Rahman JP Hutabarat, selaku ketua Aliansi masyarakat perduli keadilan(AMPK), ketika di konfirmasi di ruang kerjanya di jalan bandar Labuhan Tanjung morawa kamis 6/7/2023 merasa kecewa atas buruknya kinerja Dinas cipta karya deli serdang, dan Sat Pol PP Deli serdang, dan menghimbau,” Bupati Deli serdang, untuk segera mencopot jabatan kadis cipta karya , dan Kasat Pol PP, deli serdang bila tidak sanggup menjalankan tugasnya sebagai ujung tombak penegak Perda di kabupaten deli serdang,” ujarnya
Kabid bidang Bangunan gedung pertamanan dan penataan perkotaan Dinas cipta karya, dan tata ruang kabupaten deli serdang, Ari Martiansyah ST, ketika di konfirmasi melalui telepon seluler mengatakan,” Dinas cipta karya dan tata ruang deli serdang, sudah dua kali menyurati PT.MIP untuk segera merobohkan sendiri, tembok yang mereka bangun di belakang gereja HKBP Tanjung morawa, dan menyampaikan surat tembusan kepada SAT POL PP Deli serdang, dan tupoksi kami dari dinas cipta karya deli serdang hanya menyurati saja, kalau pembongkaran itu tugas Sat Pol PP Deli serdang,”ujarnya
Di duga tak mendapat respon yang baik dari pemerintah kabupaten Deli serdang, Aliansi masyarakat perduli keadilan (AMPK) dan jema’at Gereja HKBP Tanjung morawa koata ,akan kembali melakukan aksi unjuk rasa, di depan kantor bupati deli serdang rabu 12/7/2023, dengan jumlah massa yang lebih besar, agar permohonan mereka dapat di dengar pemkab Deli Serdang .(Endang)













