๐๐”๐’๐€๐๐“๐€๐‘๐€๐“๐•.๐ˆ๐ƒ ๐Š๐€๐‘๐€๐๐† ๐€๐†๐”๐๐†. – Aksi masa peduli lingkungan kembali melakukan aksinya ke PT. Pemuka Sakti Manisindah (PSMI) yang bergerak dibidang Perkebunan tebu , beralamatkan ๐๐ขkampung gunung waras kecamatan pakuan ratu kabupaten way kanan lampung.

๐๐š๐๐š Hari Senin, 14-07-2025
๐ƒ๐ข๐ฆ๐ฎ๐ฅ๐š๐ข Pukul : 08.00 S/d 17.00 wib.
Titik/Tempat : Perempatan Tompel (perempatan poros jalan kabupaten&jalan perusahaan)

Aksi Masa Peduli Lingkungan ๐›๐ž๐ซ๐ฃ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก : +- 400.orang. ๐Œ๐ž๐ง๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ญ ๐ฌ๐ฎ๐ฆ๐›๐ž๐ซ ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ข๐ง๐ข, ๐ฆ๐š๐ฌ๐š ๐š๐ค๐š๐ง ๐ฆ๐ž๐ฅ๐š๐ค๐ฎ๐ค๐š๐ง Orasi dan pemasangan Plang lahan Inclave

๐€๐ค๐ฌ๐ข ๐Œ๐š๐ฌ๐š ๐ข๐ง๐ข Diduga PT. PSM abaikan HAK-HAK Masyarakat ulayat adat kampung karang agung,

Masyarakat turun kejalan bentuk simbol kekecewaan dan ketidak pedulian serta ketidak adilan perusahaan terhadap masyarakat

๐€๐ค๐ฌ๐ข ๐ฆ๐š๐ฌ๐š ๐ข๐ง๐ข ๐›๐ž๐ซ๐ญ๐ฎ๐ฃ๐ฎ๐š๐ง menyampaikan harapan mereka:
1. Meminta perusahaan turut serta membantu memperbaiki Jalan kabupaten yang ada di wilayah kampung karang agung yang sangat parah kondisinya yang mayoritas pengguna jalan adalah kendaraan perusahaan dan pemitra perusahaan
2. Meminta perusahaan mengembalikan lahan Inclave (Lahan Kampung), karena lahan Inclave tersebut dari awal tidak pernah di bebaskan
3. Meminta perusahaan membebaskan lahan lebung atau bantaran sungai yang dari semula tidak masuk dalam ukur pembebasan lahan
4. Meminta perusahaaan memberikan peluang pekerjaan kepada masyakat setempat yang kini pribumi menjadi karyawan minoritas

๐Š๐ž๐ฉ๐š๐ฅ๐š ๐Š๐š๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ง๐  ๐Š๐š๐ซ๐š๐ง๐  ๐€๐ ๐ฎ๐ง๐  ๐ฌ๐š๐š๐ญ ๐๐ข๐ญ๐š๐ง๐ฒ๐š ๐š๐ฐ๐š๐ค ๐ฆ๐ž๐๐ข๐š ๐ญ๐ž๐ซ๐ค๐š๐ข๐ญ ๐š๐ค๐ฌ๐ข ๐ฆ๐š๐ฌ๐š ๐ฉ๐ž๐๐ฎ๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ข๐ง๐ ๐ค๐ฎ๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฆ๐ž๐ง๐ ๐š๐ญ๐š๐ค๐š๐ง.

๐˜๐š benar sesuai surat tembusan masyarakat mereka akan melakukan aksi menuntut hal-hal yang menurut mereka adalah hak.

“๐’aya selaku kepala kampung sudah tidak bisa lagi membedung, saya sudah beberapakali mencoba memediasi masyarakat saya dengan perusahaan namun hasilnya nihil ๐ฃ๐ž๐ฅ๐š๐ฌ ๐ฃ๐จ๐ง ๐ก๐ž๐ซ๐ข.

“๐Œ๐š๐ฌ๐ข๐ก ๐ค๐š๐ญ๐š ๐Š๐š๐ค๐š๐ฆ, Saya selaku kepala kampung telah memberikan arahan kepada masyarakat Aksi Masa Peduli Lingkungan. ๐€gar dalam menyampaikan pendapat dimuka umum dengan cara-cara yang baik.
Serta apa yang menjadi harapan mereka dapat di dengar oleh perusahaan dan instansi-instansi terkait sehingga mendapatkan solusinya, Tegas JON HERI (Kepala Kampung Karang Agung)

“Di tempat terpisah Tokoh adat Masyarakat kampung karang agung, sangat menyayangkan sikap perusahaan PT. PSMI yang mengabaikan cara-cara mediasi untuk mencapai mufakat sehingga masyarakat tidak harus turun kejalan

Aksi Masa Peduli Lingkungan Masyarakat Kampung Karang Agung , terbentuk dan terleksana bukan menjadi nawacita kami.. dan bukan diisi oleh orang orang yang mengerti dan tau dalam aksi-aksi masa, ini terbentuk dari masyarakat kampung yang tinggal di sebuah perkampungan dan awam di bidang aksi-aksi ataupun hukum, ini terwujud dari sebuah keterpaksaan untuk memperjuangkan sebuah keadilanโ€ Ucap,.. RM.(56th)

Masyarakat kampung karang ๐š๐ ๐ฎ๐ง๐  berharap agar pihak-pihak terkait bisa ikut serta membantu penyelesain permasalahan antara masyrakat kampung karang agung dengan perusahaan PT. PSMI agar keadilan ,kesejahteraan, kemakmuran,bisa dirasakakanโ€Pungkas,.. AR.(40th)

๐ƒ๐ข๐ญ๐ž๐ฆ๐ฉ๐š๐ญ ๐ญ๐ž๐ซ๐ฉ๐ข๐ฌ๐š๐ก ๐ฉ๐ข๐ก๐š๐ค PT PSM๐ˆ Cahyo Sugeng Widodo pimpinan perusahaan. ๐Œ๐ž๐ง๐ ๐š๐ญ๐š๐ค๐š๐ง Kami siap merealisasikan permintaan masyarakat dari poin 1-5 tapi secara bertahap dan butuh waktu ๐ญ๐ฎ๐ญ๐ฎ๐ฉ ๐ง๐ฒ๐š
Jurnalis:Red

Reporter: Nusantara TV