NUSANTARATV. ID BUNGA MAYANG (LAMPUNG UTARA). – Genderang perang terhadap pungutan liar (pungli ) yang ditabuh presiden Jokowi tak dianggap oleh mantan kepala kampung suka maju, yang kini mencalonkan diri kembali. 23-06-2023

Diduga kuat mantan kepala kampung suka maju, kecamatan bunga mayang, kabupaten lampung utara, telah melakukan pungutan liar (PUNGLI) Berkedok beli mobil ambulan.

Menurut warga (BI), pungli ditarik seorang kepala desa dengan dalih untuk membeli mobil ambulan dengan cara mengerakkan perangkat kampung dari RK sampai RT.

Beberapa masyarakat mengatakan kepada media ini.
“Pada awal tahun 2022 yang lalu seluruh masyarakat suka maju , sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) dipungut uang sebesar Rp : 100.000/kepala keluarga, yang katanya uang itu untuk membeli mobil ambulan jelas nya.

Namun sangat disayang kan hingga jabatan kepala kampung berahir, bahkan sampai mencalonkan diri kembali jangan kan mobil nya, ban mobil nya pun tidak ada ungkap BI.

Lebih lanjut, sebut saja nama nya bintang bukan nama sebenar nya mengatakan

“Modus melakukan pemungutan Rp 100.000/ kepala keluarga, ada 600 kepala keluarga ditarik oleh RT dan diserahkan dengan Kepala Dusun (KADUS)

“Uang yang ditari oleh ketua rt 03 suka maju, sudah diserahkan kepada Margono selalu bendahara tutup nya.

Ditempat Terpisah Morgono telah dikompirmasi, ” Betul pak tapi uang nya sudah saya serahkan ke kepala kampung tegas nya.

Tokoh masyarakat suka maju berharap agar APH dapat melakukan penyelidikan. Karna ini sudah jelas menipu masyarakat
(TIM)

Reporter: admin

Tag