NUSANTARATV.ID LAMPUNG UTARA .- Lebih dari 5 anak-anak berusia 7-12 tahun di, Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, diduga mengalami tindakan asusila.
Anak-anak tersebut diduga mengalami tindakan asusila yang dilakukan oleh (Hi.MK)
seorang Guru ngaji didesa negara batin2. Guru ngaji ini pun mengakui perbuatan nya.
Aksi bejat guru ngaji tersebut dilakukan saat anak-anak itu menunggu waktu mengaji di sebuah Taman Pendidikan Alquran (TPA) Negara batin 2
Kepada nusantaratv.id, Selasa (14/10/2023), Tokoh Masyarakat Sungkai Utara HN (45) Menjelaskan peristiwa itu terjadi dan diketahwi sekitar September 2023 ini.
Hal itu terungkap saat seorang anak bercerita kepada orang tuanya dia dipegang-pegang oleh pelaku di area sensitifnya.
“Anak anak itu mengaku sudah beberapa kali diperlakukan seperti itu,” ungkap HN ( 14/10/2023).
Sesudah anaknya bercerita. Orang tua korban langsung melapor ke Kepala Desa Negara Batin 2 dan langsung ditindaklanjuti.
Sumber terpercaya menyebutkan ” Kepala Desa memberikan 3 pilihan sangsi
1. Pindah dari Desa Negara Batin 2
2. Dilaporkan Keaparat Penegak Hukum
3. Atau Denda 100.000.000
Ternyata setelah ditelusuri, banyak anak yang juga mengalami hal yang sama. Diantara nya : AH, PA, AN
Dari sumber terpercaya bahwa dugaan Kasus Pelecehan yang diduga dilaku kan oleh (Hi. MK) kini sudah diselesaikan oleh Kepala Desa Dengan Uang Rp : 100.000.000. Untuk kasus dua orang.
Dan Uang dari hasil Denda itu telah dibangun kan sumur bor didesa negara batin 2.
Sayang nya korban hanya mendapat kemalangan diduga korban hanya dijadikan alat oleh kepala desa nya untuk mem dapatkan uang.
TIM IMO-INDONESIA Akan Segera melakukan pendampingan ke Unit PPA Polres Lampung Utara untuk membuat laporan dari orang tua yang anaknya menjadi korban pelecehan.
Tim investihasi media ini mengatakan, para orang tua khawatir jika tidak segera ditindak secara hukum Guru Ngaji ini dikhawatirkan itu akan terulang lagi.
Kepala Desa Telah dikompormasi, oleh salah satu tim media ini, namun sangat disayangkan terkesan menantang , dengan nada. Kalau mau lapor laporlah jawab nya via tlp
(SN)














