NUSANTARATV.ID WAY KANAN . – Belum lagi usai masalah beberapa titik bangunan tahun 2023. Masalah sumur bor dan pengadaan bibit pisang. Yang diduga kuat telah terjadi kecurangan dalam pengadaan dan pengerjaan nya. Data hasil investigasi media ini juga telah dikirim ke inspektorat way kanan sebagai alat bukti kecurangan, penyalah gunaan wewenang dalam mengelola dana desa (DD) Tahun 2023 yang lalu. Namun hingga saat ini inspektorat belum juga melakukan pengawasan dan pembinaan sesuai tugas dan pungsi nya (20/06)
“Tentu kinerja inspektorat patut dipertanyakan.
Dengan ada nya inspektorat diam, tidak menjalan kan pungsi nya terbukti ditahun 2024 berdasarkan temuan media ini dilapangan diduga kakam pisang baru kecamatan bumi agung, way kanan, telah sengaja mengurangi pelume pekerjaan ditahap 1 tahun 2024. Sebagai mana diketahui pemerintah kampung pisang baru pada tahap 1 tahun 2024 menganggarkan untuk :
1. Tembok Penahan Tanah (TPT) dusun 5
PELUME : P 60 M
L. SEPATU : 20 M
Dari Hasil investigasi media ini pada hari minggu tanggal 2 juni 2024.
Ditemukan Hasil Pondasi 45M”
L sepatu 10M” Dapat dipastikan bangunan tidak sesuai RAB.
2. Pelebaran badan jalan dusun 3.
Volume : Panjang 800M Lebar 5M
Hasil investigasi ditemukan Lebar 4,6M
3. Siring pasang dusun 1
Polume : P 200M
Dan Tidak dilantai atau Tidak sesuai RAB.
Dari beberapa titik bangunan diatas dapat dipastikan pekerjaan tidak sesuai dengan RAB.
Tokoh masyarakat pisang baru meminta agar pihak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) mengabil langkah – langkah sesuai kewenangan nya. Jangan terkesan ada pembiaran, sehingga membuat kepala kampung semau mau dalam penggunaan anggaran DD.
Dan banyak menimbulkan tanda tanya ada apa dengan para aparat penegak hukum diway kanan ini tutup nya. (CN)














