NUSANTARATV.ID LAMPUNG UTARA.-

Desa Pampang Tangguk kecamatan Sungkai Tengah Kabupaten Lampung Utara Hal ini terungkap saat tim media ini bertemu dengan sejumlah Kelompok tani didesa ini.

Seperti yang diungkapkan Adi Saputra salah satu anggota kelompok tani maju, “kami ini dah titip dana mas untuk melakukan penebusan namun sampai saat ini tidak ada kabar kapan pupuk Subsidi dari kios Jaya yang di kelola bapak Agus dianter ataupun kami harus kesana di
informasikan untuk melakukan penebusan, kami sangat bingung hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap hasil panen kami tahap satu yg lalu, kami anggap ini satu kerugian, bagai mana tidak, gara-gara gak mupuk, hasil panen kami jadi minim hasil,”Ungkapnya.

Ditempat terpisah sejumlah anggota kelompok tani Sumber Rezeki,Rukun Tani, Tani Mekar dari desa yang sama juga sangat komplain akibat dugaan laporan data Piktif yang dilakukan oleh kios Jaya
Dari data yang dilaporkan kios jaya pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei, masing -masing Anggota kelompok telah melakukan penebusan sejumlah Urea 438 kg dan NPK sebanyak 430 kg
“Gak bener itu mas katanya kepada tim media ini, gak pernah kami Nebus sebanyak itu, memang sempat ada waktu itu, paling kami bisa Nebus sekitar 2 sak NPK Ponska
Mana ada kami Nebus sudah hampir mencapai satu Ton per Orang gitu, itumah pemalsuan data tolong mas kios ini segera dilaporkan kami gak terima kalau dibeginikan oleh kios Jaya itu
Hanya saja tolong Of the Record ya mas nama kami jangan disebut kan, karena kami ini hanya petani orang kecil mas.

Kami juga heran kenapa kios itu yang kelola pupuk kami, padahal jarak lokasi kios itu dengan kami sangat berjauhan, jarak nya hampir lebih dari 15 kilometer mas jarak tempuh,”imbuhnya
Ditemui tim Nusantara TV pemilik kios bapak Agus tidak pernah berada dirumahnya” lagi liat kebun mas, gak pulang jawab istri nya ketika dikonfirmasi tentang hal ini
Lagian SPJB dengan Distributor kios Jaya ini atas nama bapaknya Agus yang bernama Mujiono,” itu memang atas nama Mujiono bapak mertua saya mas, orang tua dari suami saya Agus,” terangnya.

Sedang CEO Nusantara TV Chandra Alamsyah sebagai ketua Tim Kontrol pengawasan Pupuk Bersubsidi dikonfirmasi diruang kerja nya, mengatakan akan segera menindaklanjuti temuan timnya dilapangan
Dan akan segera melaporkan kepihak yang berwajib,” saya lihat temuan dugaan penyimpangan pupuk bersubsidi dikios Jaya ini benar Piktif, kami menduga Bapak Agus telah dengan sengaja menggunakan pupuk ini untuk kepentingan pribadi
Dan kami sudah menyampaikan laporan ke Intelkam Polres Lampung Utara, Dalam beberapa hari kedepan, pihak Polres telah berjanji kepada kami untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Kios Jaya ini,”pungkasnya.(Ndi)

Reporter: Nusantara TV

Tag