NUSANTARATV.ID WAY KANAN .- Untuk menekan dampak dari El Nino sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Kementerian Pertanian melalui Pemerintah Kabupaten Way Kanan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan terus memasifkan program Pembangunan Irigasi Perpompaan ( IRPOM).
Program IRPOM tersebut untuk mendukung PAT (Perluasan Areal Tanam) melalui pemberian bantuan pompa kepada petani untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari yang 0 menjadi 1 atau yang dari 1 menjadi 2 kali tanam dalam setahun. Hal tersebut dapat mempercepat tanam guna mengejar ketertinggalan produksi akibat cuaca buruk el nino yang panjang.
Sehubungan hal tersebut kelompok tani yang ada di Kampung Bumi Agung ketika mengundang Awak Media Polri pada Hari Jumat, 26/20/2924 di kediaman Witarsak Dusun Sri Jaya, Kampung Bumi Agung yang di hadiri Kelompok Tani ; Sari Makmur 1, Karya Tani III, dan Bina Karya II kepada Awak Media Polri mengatakan bahwa kehadiran Awak Media Polri agar kiranya untuk bisa bersinergi ataupun bermitra dengan para kelompok tani tersebut.
Dalam penyampaiannya para Ketua Kelompok Tani yang terdiri Witarsak, Puwono, Agus Pranyoto, dan para pengurysnya sepakat mengatakan bahwa ” program IRPOM merupakan salah satu langkah dari Kementan untuk mempercepat peningkatan produksi padi dan jagung melalui optimalisasi lahan rawa (oplah) dan peningkatan indeks pertanaman (IP) padi pada lahan sawah tadah hujan. Langkah tersebut diambil pemerintah dalam upaya antisipasi darurat pangan.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian serta kesejahteraan petani di Bumi Agung ,” ujar Purwono mewakili kawan kawannya
Untuk mendukung hal tersebut, beberapa unit pompa telah disalurkan untuk kelompok tani di Kampung Bumi Agung.
“IRPOM ini diharapkan dapat bermanfaat bagi petani untuk mengairi sawah, sehingga proses pertanaman dapat berjalan lancar. Harapannya pompa ini dapat dioptimalkan oleh petani, di wilayah lain yang membutuhkan, kata Witarsak.
“Melalui IRPOM lahan sawah yang dekat dengan sumber air tapi tidak tercapai maka diairi dengan pompa. Kita berharap upaya ini berdampak signifikan terhadap peningkatan produksi padi di Kampung Bumi Agung” kata Agus. (TIM)













