NUSANTARATV.ID LAMPUNG UTARA . –Sadis ! pelaku perampok secara tiba-tiba datang dari arah desa Sidomulyo dengan cara berjalan kaki sebanyak kurang lebih 6 orang menggunakan senjata api dan senjata tajam.
Lalu mendatangi Korban lidiyono dan Sunanto sebagai penjaga alat excavator di desa Sidomulyo kecamatan bukit kemuning Lampung Utara Sabtu dinihari 2/9/ 2023. Sekira pukul 02.00wib.
Korban langsung kaget karena perampok langsung menembak ke atas sebanyak 3 kali tembakan dan tidak ada kesempatan untuk melawan atau pun lari, 6 orang perampok langsung menyerang menusuk dan membacok, 2 orang korban dengan membabi buta, Jelas korban.
“Akibat, keganasan para perampok, 2 korban terkapar dengan bersimbah darah dan langsung di ikat oleh perampok di dekat alat berat tersebut, sehingga perampok dengan leluasa membawa perangkat alat berat dan membawa sepeda motor menuju ke arah desa Sidomulyo.
Beruntung Pada pukul 06.00 WIB lewat seorang warga “Nanda” dan melihat 2 orang korban lidiyono dan Sunanto yang sudah terkapar sehingga (Nanda) menghubungi masyarakat Sidomulyo, untuk memberikan pertolongan.
Korban lidiyono dan Sunanto di bawah oleh masyarakat Sidomulyo ke rumah sakit untuk di rawat dan di obati.
Korban atas nama lidiyono mengalami luka tusukan 2 lubang di bagian belakang tembus ke perut, sedangkan korban atas nama Sunanto terkena luka bacok sebanyak 2 luka di kepala dan kaki.,
Akibat dari kejadian korban mengalami kerugian: 2 motor milik korban, uang sebesar Rp 3 juta milik lidiyono dan 2 hp milik lidiyono dan Sunanto juga raib berhasil dibawa kabur. Serta alat-alat excavator.
Babinsa desa Sidomulyo kopda Agus Setiawan mendatangi rumah sakit dan mengambil data yang di perlukan, Lalu melaporkan kejadian tersebut kepada komandan Koramil 412-03/BK,, Babinsa berkordinasi dengan Polsek bukit kemuning untuk menindak lanjuti kejadian tersebut.
Ada pun para tokoh masyarakat berharap agar pihak kepolisian lebih meningkat kan keamanan apa lagi di musim paceklik, ditengah himpitan ekonomi saat ini.
(Darmawan BIRO lampung Utara /Andi Sabara).














