NUSANTARATV.ID SUM-SEL Oku Timur Bermula dari kegiatan perehapan gedung TK paud di desa Purwosari kecamatan belitang 2 kabupaten Ogan Komering ulu Timur provinsi Sumatera Selatan pada tahap satu tahun 2023 di pertanyakan.

Pasalnya perehapan bangunan gedung TK paud tersebut menelan biaya yang sangat fantastis.

Melihat fakta di lapangan bangunan yang hanya berukuran (6m x 7m) menggunakan anggaran DD tahap 1 tahun 2023 tersebut di anggarkan sebesar 100.041.000 dan sudah dilaksanakan

Namun yang menjadi pembahasan di tengah masyarakat besar nya biaya perehapan yang mencapai 100 juta lebih sementara yang di ganti cuma atap dan plafon nya saja.

Salah satu warga masyarakat desa Purwosari yang tidak mau di sebutkan namanya menuturkan,!! “”nek aku seng borong ganti atap sama ganti plafon Iki paling 50 juta, kok Iki sampai 100 juta okeh men” (gerutunya dengan logat Jawa) pantesan dadi pak lurah cepet sugeh!!,, celoteh nya.

Saat dikonfirmasi 03-08-2023 via telpon kepala desa Taufik berdalih bahwa anggaran yang di peruntukan merenovasi gedung paud tersebut menelan dana 100juta lebih ini meliputi penggantian atap, plafon, keramik lantai, kursi, serta pengecatan ulang gedung. Namun ketika di tanya kenapa saat ini yang dikerjakan cuma Menganti atap dan plafon? Pak kades menjelaskan nanti ditahap berikut nya akan kita anggarkan lagi. Imbuhnya

hingga berita ini di terbitkan Bapak camat Belitang 2 belum merespon konfirmasi kami via telepon ataupun WA.

Di tempat lain Bakri Saukani (sekjen) lembaga swadaya masyarakat anti korupsi saat di hubungi menyayangkan apa yang sudah di lakukan oleh kepala desa tersebut seharusnya kepala desa harus lebih transparan dalam merencanakan atau menggunakan anggaran dana desa jangan sampai seolah olah menutup nutupi sehingga menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Jelas nya

Saya akan mengawal permasalahan ini kalau memang nanti ada indikasi Mark up atau dugaan merugikan keuangan negara kita akan bawa kasus ini keranah hukum karena dana desa harus digunakan untuk membangun desa bukan tempat untuk kepala desa mencari keuntungan. Tutup nya. (Tim)

Reporter: Nusantara TV

Tag