NUSANTARATV.ID Oku timur Sumatera selatan.- Bermula dari pengakuan seorang siswa murid SD2 Rejosari kecamatan Belitang jaya kab Oku timur provinsi sumatera selatan kepada orang tuanya pada 12-04-2023 sekira pukul 09 pagi pada saat istirahat sekolah, Seperti biasa semua murid bermain dihalaman sekolah tak terkecuali korban Yan (11) siswa kelas lima SD juga ikut bermain dihalaman sekolah tersebut, tak berapa lama! Yan terlihat seperti cekcok mulut dengan salah satu teman nya dan bersitegang seperti mau berkelahi namun dilerai oleh teman-teman nya yang lain.
Pada waktu yang sama ada pula murid yang melaporkan kejadian tersebut kepada guru yang berada di kantor, mendapatkan laporan tersebut salah satu oknum guru sebut saja SPD yang mengajar di sekolah tersebut mendatangi tempat kejadian perkelahian dan memanggil kedua murid yang sedang berselisih paham, entah apa yang merasuki SPD ( oknum guru) saat memediasi kedua murid tersebut SPD memegang kedua telinga Yan dari belakang sembari membenturkan kepala Yan berkali-kali ketembok sekolah yang berada di sekitar tempat kejadian.
Akibat perbuatan oknum guru tersebut daun telinga korban sebelah kanan mengalami luka dan mengeluarkan darah serta kening mengalami lebam akibat di benturkan ketembok gedung sekolahan. mendapatkan perlakuan seperti ini korban langsung pulang dan melaporkan semua yang di alaminya kepada kedua orang tua, mendengar laporan sang anak dan mendapati beberapa keterangan dari teman korban serta melihat luka yang dialami buah hati nya sangat serius, orang tua korban ADR (25) mendatangi dan mengkonfirmasi ke pihak sekolah yang kebetulan masih berada di kantor dan sebagian sudah bersiap untuk pulang, namun tidak satupun dewan guru maupun oknum guru yang melakukan penganiayaan dapat memberikan keterangan atau pun alasan kenapa penganiayaan tersebut dilakukan, bahkan oknum guru tersebut cenderung menghindar dari apa yang telah di lakukan.
Karena tidak mendapatkan kejelasan bahkan terkesan dipermainkan oleh oknum guru tersebut,, ADR(orang tua murid) berencana melaporkan oknum guru tersebut ke polisi. Saya sudah kumpulan bukti bukti serta saksi saksi yang melihat peristiwa tersebut bahkan saya hari ini sudah melakukan visum, ucap orang tua korban link berita ini!!!
Lebih lanjut ADR menjelaskan memang sudah sering sekali oknum guru di SD 2 Rejosari melakukan penganiayaan kepada murid bahkan ada yang sampai gak berani sekolah sehingga harus di pindah ke sekolah lain karena merasa takut untuk masuk sekolah
Diwaktu yang sama kepala sekolah SD 2 Rejosari (Katimin Spd. Sd), kecamatan Belitang jaya kab Oku timur provinsi sumatera selatan, saat di konfirmasi via telpon beliau baru mendapat laporan dari dewan guru dan berjanji akan mediasi kedua belah pihak, dan saya atas nama kepala sekolah SD2 Rejosari memohon maaf atas terjadinya peristiwa ini. hingga berita ini di turunkan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Oku timur, Wakimin SPD belum bisa di hubungi untuk di mintai statement tentang peristiwa ini.
Ditempat yang ber beda Leo Tan Candra Napitupulu SH MH salah satu tokoh pendidikan sangat menyayangkan peristiwa ini seandainya peristiwa ini benar terjadi ini sangat mencederai hati para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya kepada guru disekolah tetapi di sekolah mendapatkan perlakuan kekerasan fisik lebih lebih yang melakukan kekerasan tersebut adalah gurunya sendiri yang seharusnya mengayomi dan dapat mentransferkan ilmu nya lembut dan penuh kesabaran, lebih lanjut beliau menjelaskan kalau memang dalam peristiwa ini sudah memenuhi unsur pidananya menurut saya laporkan saja ke aparat penegak hukum agar menimbulkan efek jera agar peristiwa semacam ini tidak terulang lagi di kemudian hari. tutup nya( red/tim)














